Eks Danjen Kopassus Soenarko Ditangkap Terkait Dugaan Makar

Komentar

  1. wah apani komentarnya nantik salah lagi. Danil

    wah apani komentarnya nantik salah lagi. Danil2 bulan yang lalu

    Pk Sunarko kalau merasa terzolimi sholat tahajut kalau ummat muslim,nah sujud terachir dlm sujud berdoa lah bpk, doanya la illaha anta subhanaka inni kuntu minazzolimin hasbunallai niek mal wakil niek maulana niek mal nashir berfoa lah bpk dgn kushuk lihat hasil nya pk hukum Allah itu ada pk🙏🙅

  2. Tina Pasaribu

    Tina Pasaribu2 bulan yang lalu

    KALAU ANGGOTA " KOPASUS " MAU MEMBEBASKAN " MANTAN DANJEN KOPASUS ( SUNARKO ) ITU. CUKUP 15 MENIT, WAKTU YANG DI BUTUH-KAN.. POLISI MANA-LAH SANGGUP MELAKUKANNYA. SECEPAT ITU. MUNGKIN BERJAM - JAM. BAHKAN LEBIH.

  3. Rais Zulwardan

    Rais Zulwardan3 bulan yang lalu

    jenndral yang pro rakyat dari tanah deli

  4. Subhan Subhan

    Subhan Subhan3 bulan yang lalu

    Apa apa makar

  5. Hidayat Harahap

    Hidayat Harahap3 bulan yang lalu

    Suatu saat kalian akan sadar siapa sbenarnya dalang kerusuhan di negri ini.Karena ini jamannya yg tidak bersalah dianggap salah yg salah dianggap paling benar. Dimana2 ada pembodohan,demi dunia dan kekuasaan yg jahat dipuja.smoga indonesiaku sllu dlm lindungan alloh swt.

  6. Ulil Albab

    Ulil Albab3 bulan yang lalu

    Yg nangkap POM dan BAIS kok gk di singgung???

  7. Randy Radytia

    Randy Radytia3 bulan yang lalu

    Alhamdulilah para pendemo bayaran ngaku di bayar siapa, allah maha adil

  8. siti azkia

    siti azkia3 bulan yang lalu

    apa iya eks kopasus makar....sadis amat ini berita....makar itu penghianatan terhadap negara....kopasus itu pasukan elit...prajurit pilihan....saya gak percaya dengan berita ini.

  9. Good Boy

    Good Boy3 bulan yang lalu

    Kasian para jenderal ditangkap..

  10. Rijal Lazada

    Rijal Lazada3 bulan yang lalu

    nkri harga mati.. barvo pak polisi hebat mantap... tangkap semua pak yg bikin gaduh dinegri indonesia tercinta ini pak.

  11. Rijal Lazada

    Rijal Lazada3 bulan yang lalu

    satu kata .mampuslo ditangkep.. kampret.. jalal. biadap.

  12. esra soru cuki babi

    esra soru cuki babi3 bulan yang lalu

    Ya main2 sudah trus, jokowi hati² pak itu pasukan elit meskipun dia sudah punawiran tapi anggotanya masih setia.. Tunggu saja tanggal mainnya

  13. PEMIMPIN KOPLAK Tukang Ngibul

    PEMIMPIN KOPLAK Tukang Ngibul3 bulan yang lalu

    INI NYATA GERAKAN DG MODUS SAMA SEMUA FITNAH DAN SIKAP OTORITER SAAT 65 KEMBALI TERULANG, SIAPA LAGI KALAU BUKAN ANTEK KOMUNIS

  14. Sahur Azis Rekeng

    Sahur Azis Rekeng3 bulan yang lalu

    REZIM KACUNG...DAN MEDIA KACUNG... NARKO, TRAGEDI JENDERAL PARAKO Oleh : Selamat Ginting Jurnalis SIAPA sutradara di balik penahan mantan Komandan Jenderal Kopassus? Narko. Begitulah panggilan akrab teman-temannya. Lelaki Jawa kelahiran Medan 65 tahun lalu. Ia berperawakan sedang, agak gempal dan berkulit sawo matang. Ciri khasnya, berkumis hitam dan tebal. Itulah sosok Soenarko, perwira komando, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1978. Soenarko dari korps infanteri dan Erfi Triassunu dari korps zeni, sejak lulus pendidikan komando pada 1979, bersama-sama di Kopassandha (Komando Pasukan Sandi Yudha). Nama lain sebelum berganti menjadi Kopassus (Komando Pasukan Khusus). Saat bintang dua (mayor jenderal), keduanya dipercaya menjadi panglima Kodam. Soenarko sebagai Pangdam Iskandar Muda. Erfi sebagai Pangdam Cendrawasih. Soenarko memang lebih banyak tugas operasi di Aceh. Sedangkan Erfi lebih banyak bertugas operasi di Papua. Mereka bersama Budiman (zeni), Marciano Norman (kavaleri), Leonardus JP Siegers (artileri pertahanan udara), dan Andi Geerhan Lantara (infanteri) berhasil menjadi pangdam. Budiman sebagai Pangdam Diponegoro, Marciano menjadi Pangdam Jaya, Siegers selaku Pangdam Bukit Barisan, dan Geerhan menggapai Pangdam Tanjung Pura. Budiman puncak kariernya sebagai KSAD, Norman menjadi Kepala BIN, Erfi selaku Wakil Kepala BIN, Geerhan sebagai Irjen Mabes TNI, Siegers menjadi Koorsahli Panglima TNI, dan Soenarko sebagai Komandan Pussenif. Jabatan-jabatan Narko adalah mimpi atau keinginan dari para perwira komando. Sebab tidak semua perwira komando bisa menjadi Komandan Jenderal Kopassus. Begitu juga bagi para infanteris. Tentu semua berkeinginan menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri. Komandan Korps Infanteri. Infanteri adalah korps induk militer. Sekitar 75-80 persen personel TNI AD adalah infanteri. Narko spesial, karena berhasil menjadi Komandan Jenderal Kopassus, Pangdam Iskandar Muda, serta Komandan Pussenif. Walau berhenti pada pangkat mayor jenderal, semua mengakui kemampuan tempur Narko. Sekurangnya ia sembilan kali bolak balik ke medan tempur di Timor Timur, Papua, dan Aceh. Sikap nan tegap, waspada dan wibawa, melekat pada diri Soenarko sebagai prajurit komando yang berjiwa satria. Bagi nusa bangsa dan negara, ia pantang menyerah di medan laga. Di bawah panji Merah Putih, di atas persada negeri. Para prajurit komando, berjanji demi Tuhan: rela binasa membela Ibu Pertiwi. Memuja Indonesia, mencintai Tanah Air. Sebagai warga baret merah jiwanya bergelora, lebih baik pulang nama daripada gagal di medan laga. Namun, kini ia seperti dizalimi. Menghadapi mimpi buruk! Jenderal Narko ditetapkan sebagai TERSANGKA makar! Ia disangka menyelundupkan senjata untuk memancing kerusuhan aksi protes terhadap hasil pemilu presiden 21-22 Mei 2019. Prajurit para komando (parako) itu kini harus mendekam di rumah tahanan Polisi Milter Kodam Jaya di Guntur, Jakarta Selatan. Kasus ini tentu mengherankan bagaimana polisi bisa menetapkannya sebagai tersangka? Semula pada 18 Mei 2019, Narko diminta hadir ke Markas Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI di Cilangkap. Dia MENJADI SAKSI kasus dugaan kepemilikan senjata illegal. Namun ketika ia diperiksa sebagai saksi, muncul surat penangkapan dan penahanan dari Mabes Polri terhadap dirinya. Ironis! Bagaimana sesungguhnya koordinasi pimpinan Mabes Polri dengan pimpinan Mabes TNI, sehingga bisa menetapkan seorang mantan Komandan Jenderal Kopassus dari saksi menjadi tersangka? Mengapa sedemikian mudah pimpinan TNI menyerahkan jenderal mantan komandan pasukan elite-nya kepada polisi untuk ditahan? Siapa berada di balik penetapan Jenderal Soenarko sebagai tersangka? Mengapa sampai berani menuduh salah satu putra terbaik TNI sebagai tersangka makar dan kepemilikan senjata illegal? Sebegitu nistakah seorang Soenarko yang hidupnya didarmabaktikan untuk bangsa dan negaranya. Lalu berbuat KONYOL menyelundupkan sepucuk senjata? Pertanyaan-pertanyaan itu menggangu pikiran saya sebagai wartawan. Saya tidak kenal Jenderal Soenarko. Jumpa pun belum pernah. Tetapi saya tidak bisa menerima informasi begitu saja, termasuk dari pemerintah, sekali pun. Ada sesuatu yang ‘janggal’ dalam konferensi pers yang dilakukan Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko, pada 21 Mei 2019 lalu. Sebuah pernyataan yang harus ditelusuri, kerena menyangkut nama baik seseorang bahkan Korps TNI dan Kopassus. Bagi saya terlalu prematur untuk menyebut seorang jenderal Kopassus dengan dugaan melakukan makar dengan alasan penyelundupan satu pucuk senjata api. STRATEGI MEDIA Sebagai praktisi media yang mempelajari ilmu komunikasi, saya paham bagaimana strategi media mengonstruksi berita, sehingga tertanam di benak publik. Guru besar ilmu komunikasi Universitas Indonesia, Profesor Dr Ibnu Hamad, membagi strategi media menjadi tiga, yakni: priming, framing, dan signing. PRIMING berkaitan dengan waktu pemberitaan, kapan berita itu ditayangkan kepada publik. FRAMING atau pembingkaian, menonjolkan aspek pemberitaan tertentu yang dianggap mewakili kepentingan institusi media. Terakhir, SIGNING. Sebuah tanda dalam pemberitaan, sehingga berita tepat sasaran dan publik mengingatnya. Melalui tiga strategi tersebut, sekecil apa pun beritanya dapat menghabisi seseorang. Bahkan seorang pahlawan pun bisa dijungkirbalikkan sebagai pengkhianat negara. Kemudian masyarakat yang menelan mentah-mentah berita tersebut dipaksa membenarkan atau meng-amini berita tersebut. Label yang dilemparkan media ke tengah publik itu dianggap sebuah kebenaran sempurna. Tanpa ada yang mengklarifikasi, mengonfirmasi dan memverifikasi data dan fakta yang sudah terlanjur dikonsumsi publik. Itulah KELAKUAN BURUK media yang berselingkuh dengan bisnis dan kekuasaan. Hak publik dinistakan. Tak peduli hak-hak seorang Jenderal Soenarko, sekali pun. Seperti kata rekan saya, Doktor Dudi Iskandar, “Abang masih percaya dengan media mainstream? Berkoar-koar demi hak asasi manusia (HAM) di satu sisi, namun melakukan pelanggaran HAM publik pada sisi berlawanan.” Ia sedang menyindir kasus yang menerpa Soenarko. Pantas saja jika mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Johanes Suryo Prabowo (Akmil 1976), mantan Sesmenko Polhukam Letjen (Purn) Yayat Sudrajat (Akmil 1982), dan mantan Kepala Bais TNI Mayjen (Purn) Zaky Anwar Makarim (Akmil 1971) yang duduk di meja konferensi pers pada 31 Mei 2019 lalu, berang terhadap awak media yang cenderung menjadi humas pemerintah. “Kalian jahat terhadap kami, purnawirawan!” Sahabat Soenarko, yakni Erfi Triassunu juga geram atas perlakuan terhadap rekannya sesama lulusan Akmil 1978 dan sama-sama lulusan pendidikan komando. Mereka menuding telah terjadi pengadilan oleh pers terhadap Jenderal Soenarko. Trial by the Press. Peradilan dengan menggunakan media yang bersifat publikasi massa dengan tidak membeberkan keseluruhan fakta yang ada. Beritanya menjadi tidak berimbang, sehingga tokoh yang diberitakan tidak diberikan pembelaan. Tanpa hak jawab dari versinya. Teman-teman Soenarko yang umumnya berasal dari Kopassus melakukan pembelaan sebagai harga diri korps. Termasuk di antaranya mantan Komandan Jenderal Kopassus, Letjen (Purn) Agus Sutomo (Akmil 1984). Kolonel Infanteri (Purn) Sri Radjasa Chandra mantan staf intelijen Kodam Iskandar Muda, saat Soenarko sebagai pangdam, menjelaskan duduk persoalan yang SEBENARNYA tentang senjata yang dituduhkan Menko Polhukam Wiranto dkk tersebut. Tuduhan Polri yang merilis sengketa senjata api illegal jenis M4 Carbine milik Soenarko yang dikirim dari Aceh, 21 Mei 2019 lalu, dinilainya sangat bertolak belakang dengan faktanya. Yang benar adalah senjata yang dikumpulkan dari BEKAS kombatan GAM, yakni jenis M16 A1. “Saya kaget dan tidak menyangka adanya kebohongan publik dan pemelintiran opini ke arah sana,” ujar Sri Radjasa. Pantas pula jika Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu marah, karena purnawirawan jenderal disebut makar dan kini ditahan. Ia tidak setuju dengan langkah Wiranto dkk. Bagi Ryamizard, Mayjen (Purn) Kivlan Zen maupun Soenarko adalah putra terbaik bangsa Indonesia yang telah memperjuangkan keutuhan negara. “Tidak ada niat mereka mau kudeta atau pun makar. Mereka adalah pejuang sejati,” kata Ryamizard. Menurut Suryo Prabowo, pengalaman tempur Soenarko di daerah operasi TIDAK SEBANDING dengan Wiranto. Tidak layak Wiranto dkk memperlakukan Soenarko seperti itu. Inilah era post-media, era post-journalisme. Bukan lagi pers, namun publik yang kini harus mengklarifikasi, mengonfirmasi dan memverifikasi data dan fakta dari pers. Dunia sudah terbalik-balik. End

  15. ece u

    ece u3 bulan yang lalu

    Fitnahhh lagiii

  16. Rizky Febrian

    Rizky Febrian3 bulan yang lalu

    Ini semaua senario jendral yg tidk pertsi nuduh orang mkar wiranto hrus d penjara semua ini rekas jendral Gila jbatn bngst SBR pak sunarko selama yg d jln on benar Allah psti lelindung hambaya Amin...

  17. Syiffa Fauziah

    Syiffa Fauziah3 bulan yang lalu

    Seharusnya yang di tangkap pak wiranto karena kasus kriminal nya luar biasa kenapa pak soenarko yang berjiwa bersih+patriot mesti di tangkap. Gak masuk akal kasus nya pak soenarko ini. Pak tito gak usah nyari2 k'salahannya orang yang bersih kasusnya, kasus novel baswedah aj yang penyiraman air keras d'cari2 pelaku nya.

  18. Sniper Malam

    Sniper Malam3 bulan yang lalu

    Jasanya Jauh lebih Besar.

  19. star lord

    star lord3 bulan yang lalu

    Kenapa di zaman ini gampang banget bilang makar. Dan yg lebih parah kenapa yg d tuduh makar purnawirawan. Sebelum pensiun mereka mejaga nkri ini puluhan tahun. Klo mau makar pasti dari dulu waktu aktif. Masa sudah pensiun bru mau makar. Ngk masuk akal.

  20. Bad Bunny

    Bad Bunny3 bulan yang lalu

    Ayo bersama2 GULINGKAN PEMERINTAH YANG SKRG. Biar penuh Seluruh Penjara yg ada diINDONESIA!! Rezim ini pantas diGulingkan.. ngom dikit dibilang MAKAR. dasar pemerintah Anjing semua,, Muka2 MUNAFIK!!!

  21. garuda jaya

    garuda jaya3 bulan yang lalu

    Bodoh loh. Dikit2 tangkep, dikit2 tangkep. Ga mungkin beliau makar, org beliau sejak dulu membela NKRI, berjuang dimedan perang. Apakah mengkritik rezim disebut makar. Lebay loh berita. Klo sampe diproses hukum. Anak buah dia juga msh bnyk di Kopassus. Mau berurusan ama anak buah beliau. Klo beliau makar, Prabowo juga makar dong. Knp rezim ini hobinya nangkepin yg receh2. Knp yg kelas kakap ga ditangkap, apa takut sprti Prabowo. Punya nyali ga??? Klo sampe prabowo ditangkap mau pecah lagi.

  22. lupaan mulu

    lupaan mulu3 bulan yang lalu

    Danjen kopasus pak sunarko.... Kami yakin pak, bapak bukan makar Bapak pertaruhkan nyawa demi bangsa ini Sekarang orang orang dibelakang meja yang tau dentuman mortir dan senjata hanya dari film Sementara mulutnya terus rakus menyantap uang rakyat, tega mengatakan dan menangkap bapak Sabar pak, rakyat indonesia mendukung bapak Salam Komando

  23. Achmad Nasrulloh

    Achmad Nasrulloh3 bulan yang lalu

    Jokowi mundur cokkk

  24. scorpion 86

    scorpion 863 bulan yang lalu

    Ada ga bukti nya

  25. Ahmad Mudjakir

    Ahmad Mudjakir3 bulan yang lalu

    PKI sangat senang

  26. UDA Ardhy CopanX

    UDA Ardhy CopanX3 bulan yang lalu

    ayo penjarakan TNI ULAMA AKTIFIS DLL yg tidak sepaham dg kalian . kami sudah muak dg dongeng kalian .

  27. BAROKAH MINA FARM LAMPUNG

    BAROKAH MINA FARM LAMPUNG3 bulan yang lalu

    Fitnah mu keji duhai rezim. Kalian babat oposisi atasnama kekuasaan, bukan atas nama negara.

  28. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    i'm with you homie

  29. anwar sanusi

    anwar sanusi3 bulan yang lalu

    Aq ini Rakyat Kecil Tapi Sangat Mengetahui Kesetian Seorang TNI Kepada negaranya Tak pernah Luntur Meskipun Sudah Purnawirawan Karena aq adalah anak Kolong,Sangat Tidak Masuk Akal Seorang Pensiunan TNI Mau Melakukan Makar pada negara yang dia bela dan dgn Mempertaruhkan Nyawa,Apalagi Mantan Danjen Pasukan Elit Angkatan Darat Kopasus Yang Kenyang dengan Operasi Tempur yang sudah Pasti Ada Bintang Tanda Jasa Yang Mereka Peroleh,Mereka itu Adalah Patriot Negara Pak Mayor Jendral TNI (Purn) Kivlan Zain,Mayor Jendral TNI (Purn) Soenarko mereka Sudah di Tangkap dgn Tuduhan Makar dan Letnan Jendral TNI (purn) Prabowo Subianto Juga sudah di Laporkan oleh Aktivis 98 Tiga Jendral Pensiunan TNI ini adalah Mantan Pemimpin Pasukan Elite Yang di Miliki Angkatan Darat. Mayor Jendral TNI (Purn) Soenarko Beliau Adalah Mantan Danjen Kopasus Yang sebagian Masa Dinasnya banyak di Kopasus Dan Anaknya Seorang Kopilot Gugur Dalam Tugas Lettu Yudho Pramono Pada Kecelakaan Pesawat Fokker-27 TNI AU Kalian Tuduh Makar,Penyeludupan Dan Pemilikan Senjata.Semogah Tuduhan Itu bisa Polisi Buktikan Kebenarannya Karena Aq bagian Kecil Dari Keluarga Besar TNI KBT) Merasakan Kesedihan,Kekecewaan dan Kemarahan Apalagi Pensiunan TNI AD dan Keluarga Besar Kopasus Ini menyangkut Masalah MARWAH Keluarga Besar TNI. Semogah Polisi BIsa Membuktikan itu Bukan Rekayasa dan Fitnah, Keluarga Besar Kopasus Punya JIWA KORSA YG SANGAT BESAR. Om Tetap Semangat Aq Yakin Om tdk ada Niat Makar Pada NKRI Aq berani Bersumpah Untuk Itu... Om Turun Berjuang Bersama Masyarakat Untuk Menegakkan Kebenaran dan Melawan Kecurangan Krn Pangilan Jiwa Keprajuritan Om Yang Tak Ingin Ada Ketidak Adilan Di Negri Ini. Keluarga Besar TNI(KBT) Satu Garis Komando NKRI Adalah HARGA MATI Buat Om dan Tante Yang Masih Aktif dan Yang Sudah Pensiun Tetap bersatu dan Saling Percaya Jaga Keluarga Besar Kita jgn di obok obok oleh Keluarga orang Lain Tetap pegang Perinsip Satu di Cubit Semua Merasa TNI Seperti Lebah menguntungkan sama sekali tdk pernah Merugikan tapi jangan Di Ganggu Berani Ganggu Berani Tanggung Resikonya

  30. siti azkia

    siti azkia3 bulan yang lalu

    jiwa korsa Tni sedang di uji.....

  31. Nugroho pro

    Nugroho pro3 bulan yang lalu

    Bener bang, mantab pangdam IM juga ini

  32. Puji Sutrisno

    Puji Sutrisno3 bulan yang lalu

    Pemberitaan ini sesuatu fitnah yang sangat keji demi membunuh karakter Pak Sunarko, tanpa didukung oleh bukti bukti apapun. Kami prihatin dengan penangkapan purnawirawan TNI dan Polri karena mereka tidak mungkin melanggar sumpah TNI dan Polri. Kalau mereka berbeda pendapat seharusnya dijawab juga dengan pendapat. Tuduhan yang diarahkan kepada Mayjen TNI (Purn) Sunarko yang diberitakan secara luas di media massa adalah pernyataan yang tidak benar dan menyesatkan serta telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami menghimbau kepada pers untuk menghormati prinsip praduga tidak bersalah. Mayjen TNI (Purn) Sunarko dengan ini membantah isu bahwa tidak pernah memasukkan senjata M16 A1 maupun M4 Carbine ke Indonesia. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah membuat senjata M16 A1 maupun M4 Carbine. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah menerima senjata M16 A1 maupun M4 Carbine. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah menyimpan senjata M16 A1 maupun M4 Carbine. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah menyembunyikan senjata M16 A1 maupun M4 Carbine. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah mengangkut senjata M16 A1 maupun M4 Carbine. Mayjen TNI (Purn) Sunarko tidak pernah melakukan, tidak pernah menyuruh melakukan, tidak turut serta melakukan perbuatan atau terlibat kericuhan dalam aksi massa pada 22-23 Mei 2019, sebagaimana dimaksud dalam surat dari Bareskrim Polri Direktorat Tipidum Nomor : B/98-5a. Subdit I/V/2019/Dit Tipidum, Perihal Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan tanggal 18 Mei 2019.

  33. Danu Saputra

    Danu Saputra3 bulan yang lalu

    Akankah negara kita kembali seperti jaman PKI bang ? Dulu di culikin kalo sekarang di penjarain

  34. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    anda memang benar saudaraku, memang sekarang polisi menangkap tanpa ada bukti tuduhan yang bersifat faktual dan asal nangkap seenaknya. semoga mereka kuat dengan cobaan.

  35. Onadeo wirasakti

    Onadeo wirasakti3 bulan yang lalu

    Pk sunarko di tangkap,, serius.? Salh sasaran polri nii,.. Abiss sendiri brani nuduh pk sunarko

  36. Dhennok Yusuf

    Dhennok Yusuf3 bulan yang lalu

    Orang memperjuangkan keadilan dan kejujuran ditangkapi krn beda pilihan...miris liat negriku

  37. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    ya, Pak sunarko bahkan tak ikut serta dalam demo pun juga ditangkap karena beda pendapat

  38. Gum Gumilar

    Gum Gumilar3 bulan yang lalu

    Dasar cebong gak tau apa2 asal bacott. Udah tau ini fitnah. Sunarko bilang dia hanya punya senjata m16 bukan m4.bahkan senjata m16 milik nya sudah rusak . Ini masih masih di selidiki

  39. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    ya saya tahu di foto

  40. Nanda Marza Putra

    Nanda Marza Putra3 bulan yang lalu

    Jngn percaya berita tv

  41. STL Togar

    STL Togar3 bulan yang lalu

    alah ini cumal mainan mainan orang gila tahta dia ini dipitnah

  42. jalan lurus hijrah

    jalan lurus hijrah3 bulan yang lalu

    Yaa Allah hancurkanlah kebathilan, tunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Menangkanlah kebenaran atas kebathilan. Amiin.

  43. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    Amiiin

  44. anni Su

    anni Su3 bulan yang lalu

    pasti ada udang di balik tepung ini orang..kalo bner dor sja....

  45. Mochamad jeffry Alfarizy

    Mochamad jeffry Alfarizy3 bulan yang lalu

    i don't think so

  46. may may

    may may3 bulan yang lalu

    Alhamdulilah dikit demi sedikit ahirnya ,,, q yakin kebenaran pasti ada, Buat masyrakat indonesia harus cerdas & cermat jgn mw di adu domba, NKRI harga mati

  47. wiwit wit

    wiwit wit3 bulan yang lalu

    Hdeeeeh d tangkap smua am rezim niiih Pkok ny jngan mcem2 lh klw gk pro ma rzim niiiih siap2 d ciduk.

  48. Dendy Saputra

    Dendy Saputra3 bulan yang lalu

    Hati hati mbak @wiwit

  49. Arya Gama

    Arya Gama3 bulan yang lalu

    Sabar aja pak belum tentu bapak mau makar? Pasti tuhanlah yg tau masalahnya sekarang bahasa makar lagi ngetren anak kecil pun pda nyanyi

  50. Ulan Ulandari

    Ulan Ulandari3 bulan yang lalu

    dimiliter jago. dan prajurit tempur. suka perang. hidup pak soenarko dan 02

  51. Donat pribumi

    Donat pribumi3 bulan yang lalu

    INI BUAT RAKYAT ADALAH PAHLAWAN. SEMOGA BAPAK DI LINDUNGI OLEH TUHAN YMK. ALLAH TDK TIDUR. KAMI DOAKAN BAPAK CEPAT KELUAR. AMIN.

  52. Arina AHMA

    Arina AHMA3 bulan yang lalu

    Ya ini manusia berjiwa kampret Otaknya kebalik

  53. REDHO EDHO

    REDHO EDHO3 bulan yang lalu

    tertangkap ternyata allah tidak tidur

  54. Jeje JessyFY

    Jeje JessyFY3 bulan yang lalu

    Yang janggal itu makar di depan KPU & BAWASLU . Makar mah di istana presiden atau di DPR & MPR . Janggal sungguh. Kita tunggu info selanjutnya

  55. Wjy Kiki

    Wjy Kiki3 bulan yang lalu

    gw sering kebaca jadi Soekarno...

  56. asle tra ada obat bsp

    asle tra ada obat bsp3 bulan yang lalu

    Yang komentar dibawa ini lucu2, kata dugaan, belum tentu terdawa, maupun terpidana, sebelum ada putusan dari hakim, jadi belum adapembetulan bahwa dia melakukan hal tersebut.

  57. siti Jember

    siti Jember3 bulan yang lalu

    Allhamdullilah ...TERORIS kuapok koen .membusuk kmu d penjara .

  58. Wahyudin Sukendar

    Wahyudin Sukendar3 bulan yang lalu

    Alhamdulillah sdh tertangkap

  59. MAKO MOBRIG.

    MAKO MOBRIG.3 bulan yang lalu

    pecat dn tahan..harusnya jangn di guntur biar ttp di mabes polri...di introgasi abis abisan kalo di mabes polri..

  60. yo hanes

    yo hanes4 bulan yang lalu

    Dulu NYOGOK jadi jendral ya ya PAK ?????

  61. What Is What

    What Is What4 bulan yang lalu

    POLISI BERANI MACAM MACAM SAMA TNI !

  62. ON SELALU

    ON SELALU4 bulan yang lalu

    Sudaaah kudugaaa!!!!

  63. محمد خان

    محمد خان4 bulan yang lalu

    sdah mulai kelakuan PKI pra jendral di tangkap di jebloskn ke penjra ngeri banget negriku

  64. Hendry Marwan

    Hendry Marwan4 bulan yang lalu

    Padahal sdh tahu arti penting mjd netral saat msh menjabat, nah skrg kok mau2nya jd berat sebelah dgn menyalahgunakan akses senjata???

  65. Martinus Lumbangaol

    Martinus Lumbangaol4 bulan yang lalu

    Wawawahhh...memalukan...

  66. Yogi Antoniyus

    Yogi Antoniyus4 bulan yang lalu

    Dasar goblok,negara sendiri mau di jajah,otaknya di mana? Usir aja dari indonesia,mereka gak ada moral pancasilanya

  67. Royal Salute

    Royal Salute4 bulan yang lalu

    MEMALUKAN KORPS BARET MERAH ANDA JENDRAL...!!!

  68. Alexia Wardiana Alexia Wardiana

    Alexia Wardiana Alexia Wardiana4 bulan yang lalu

    Sabar pak..

  69. jacksparrow john

    jacksparrow john4 bulan yang lalu

    Kegeden brengos...

  70. Teddy Tjahyadi

    Teddy Tjahyadi4 bulan yang lalu

    Mungkin bukan pasukan indonrdia ksli.....munhkin dari rusia atsu dari nrgara antek asing....kalau di dini udah seria krdsulatanfi atad segalanya...